Sabtu ,Desember 04 2021

TUJUH TEMPAT WISATA DI KOTA BENGKULU RELIGIUS

Pantai Panjang Bengkulu

Pantai Panjang Bengkulu
Image Credit: Pegipegi.com

Pantai Panjang Bengkulu yaitu pantai yang berlokasi di Kota Bengkulu. Fasilitas yang disediakan di Pantai Panjang Bengkulu ini yaitu ada tempat makan, hotel, dan juga penginapan Sehingga para wisatawan yang berkunjung bisa bermalam di pantai tersebut sembari menikmati keindahan Pantai Panjang Bengkulu.

Sesuai dengan namanya, pantai ini merupakan salah satu pantai terpanjang yang ada di Indonesia yaitu panjangnya yang mencapai 7 km. Ombak Pantai Panjang Bengkulu ini tenang. Sehingga bagi para wisatawan yang berkunjung bisa bermain air di sepanjang pinggir pantai pantai. Panjang Bengkulu ini memiliki pasir putih yang indah dan pepohonan di sepanjang pantai. Menikmati sunset di pantai Panjang Bengkulu ini tidak kalah menarik keindahannya. Ditambah lagi dengan suasana pantai yang sangat mendukung.

Benteng Marlborough

Benteng Marlborough
Image Credit: Wikipedia.org

Benteng ini merupakan salah satu situs bersejarah peninggalan zaman penjajahan saat melawan Inggris yang pernah berada wilayah Bengkulu. Desain benteng ini sangat kuat dan kokoh, bahkan dulunya pernah ditetapkan sebagai benteng kedua terkuat di wilayah timur Kawasan Asia. Sehingga, meski pernah dirusak dan coba dibakar benteng ini masih tetap kokoh berdiri sampai saat ini.

Selain komposisi bangunannya yang kuat, desain arsitektur benteng ini juga sangat menarik dan memberikah ciri khas tertentu pada desain-desain ala vintage di era penjajahan. Spot wisata ini sangat cocok bagi Anda yang gemar dan hobi berburu foto instagramable.

Danau Dendam Tak Sudah

Danau Dendam Tak Sudah
Image Credit: Instagram.com @windy_rondonuwu

Tak hanya namanya yang unik, Danau Dendam Tak Sudah ini juga memiliki kisah unik dan pemandangan alam yang menarik. Secara visual, danau ini nampak seperti danau pada umumnya. Namun karena berbagai cerita terkait danau tersebut, membuat wisatawan merasa penasaran. Oleh sebab itu, sempatkanlah mengunjungi danau ini dan mendengar langsung legenda masyarakat.

Pulau Tikus

Pulau Tikus
Image Credit: Ksmtour.com

Berbeda dengan Enggano, karena Pulau Tikus ini tidak berpenghuni, memiliki luas sekitar 1,5 hektare. Untuk menuju Pulau ini hanya dibutuhkan waktu sekitar 40 menit dari Pelabuhan Pulau Baai. Berkat kejernihan air dan keindahan pesona alam bawah lautnya, maka pulau ini juga menyediakan wahana snorkeling. Disamping itu, terdapat pula menara mercusuar yang dapat Anda naiki untuk melihat panorama keindahan suasana pantai dan sekitarnya.

Hutan Mangrove Pulau Baai

Hutan Mangrove Pulau Baai
Image Credit: Oliviasheilla.blogspot.com

Bengkulu merupakan kawasan yang banyak memiliki hutan mangrove diseoanjang pantai dan pulaunya, salah satu diantaranya yaitu hutan mangrove yang berada di Pulau Baai. hutan ini berada di sekitar kawasan pantai pulai Baai yang juga menyediakan menara mersucuar yang bernama Lentera Merah. Untuk menyusuri sepanjang hutan mangrove Anda bisa menyewa kapal-kapal kecil yang telah tersedia.

Rumah Pengasingan Bung Karno

Rumah Pengasingan Bung Karno
Image Credit: Triptrus.com

Rumah ini dulunya merupakan Rumah milik Tjang Tjeng Kwat, Seorang pedagang keturunan Tionghoa di Bengkulu yang digunakan sebagai tempat tinggal Bung Karno semasa pengasingan pada tahun 1928-1942. Kini Rumah ini dijadikan sebagai Museum sekaligus obyek wisata sejarah di Bengkulu. Bahkan pada tahun 2018 lalu, obyek wisata ini mendapat penghargaan sebagai salah satu nominasi situs wisata sejarah terpopuler di Indonesia eh Anugrah Pesona Indonesia atau API.

Dalam Rumah ini Anda bisa menemukan berbagai peninggalan seperti ranjang besi bekas tempat tidur, buku-buku dengan bahasa BelAnda bahkan surat cinta Bung Karno kepada Fatmawati yang kini tersimpan di bagian ruang tamu.

Rumah Fatmawati

Rumah Fatmawati
Image Credit: Viva.co.id

Salah satu hal yang menarik dari destinasi wisata ini adalah lokasinya yang berada di Jantung Kota Bengkulu atau Pusat Kota, sehingga akses yang ditempuh untuk menuju tempat ini juga bisa terbilang mudah. Rumah ini merupakan peninggalan Ibu Fatmawati selaku istri ketiga Presiden Sukarno yang dibangun dengan desain rumah adat Bengkulu dengan bahan utama berupa kayu.

Dalam Rumah ini menyimpan banyak sejarah yang ditinggalkan oleh Ibu Fatmawati seperti foto-fotonya bersama dengan Sukarno bahkan mesin jahit yang dahulu digunakan untuk menjahit bendera Merah Putih pertama yang dikibarkan saat Proklamasi 17 Agustus 1945.

 

Baca Juga

Marak WhatsApp Disadap, Ini Cara Mengamankannya

WhatsApp merupakan aplikasi komunikasi berbasis nomor telepon yang paling banyak digunakan. Tak heran banyak oknum-oknum …