Jumat ,Oktober 22 2021

Tips Menjaga Data Pribadi Agar Aman di Era Digital

Di era digital saat ini, hampir seluruh data pribadi dapat diinput dan diakses secara online. Hal ini menjadikan data pribadi rentan akan pencurian data. Beberapa waktu lalu terjadi kebocoran data pengguna di e-commerce di Indonesia yaitu Tokopedia dan Bukalapak. Masih banyak website-website lain yang mengalami pencurian yang sama seperti Canva, Netflix, Wattpad, bahkan Facebook. Beredar kabar bahwa data-data pengguna tersebut diperjual belikan melalui darkweb. Apapun motif pencurian datanya, tentunya akan sangat berdampak buruk untuk kita. Untuk itu kita wajib menjaga keamanan data masing-masing.

Lantas, bagaimana agar data pribadi terlindung dari ancaman pencurian data? Berikut penjelasannya.

  1. Gunakan Password Manager

Salah satu cara untuk menjaga data pribadi dari pencurian data adalah menggunakan password yang berbeda-beda tiap website. Namun, ada beberapa orang yang susah mengingat password yang berbeda-beda. Gunakan aplikasi password manager untuk menyimpan password yang berbeda-beda tersebut.

Aplikasi password manager akan mengumpulkan semua password pengguna di satu tempat, dan pengguna cukup menghapal satu master password saja. Dengan aplikasi ini. pengguna tidak perlu takut untuk membuat password sulit. Rekomendasi aplikasi password manager yang bisa dicoba adalah Lastpass, Bitwarden, dan Keepas.

  1. Selalu Cek Data Secara Berkala

Gunakan website seperti haveibeenpwned.com. dan https://avast.com/hackcheck. Situs tersebut akan memberi tahu apakah data kita bocor atau tidak. Misalnya di situs haveibeenpwned.com, pengguna dapat mengetahui datanya bocor dari website mana, dan apa saja yang bocor.

  1. Aktifkan Two-Factor Authentication (2FA)

Fitur Two-Factor Authentication (2FA) tersedia di berbagai situs sosial media seperti whatsapp, twitter dan instagram. Fungsi dari 2FA adalah memberikan layer perlindungan tambahan dari hacker. Biasanya saat login di whatsapp, twitter, atau instagram pengguna akan diminta untuk memasukkan kode verifikasi yang dikirimkan melalui SMS atau telpon. Apabila kamu belum mengaktifkan fitur tersebut, sebaiknya aktifkan untuk menghindari mudahnya data dicuri.

  1. Gunakan VPN

VPN bukan hanya berfungsi untuk dapat mengakses situs yang diblokir seperti netflix lho. VPN juga dapat berfungsi sebagai pelindung data diri pengguna di internet. Saat pengguna mengakses internet dengan VPN, pengguna tersebut akan diidentifikasi sebagai anonym. Maka dari itu, VPN seolah membangun semacam terowongan agar hacker tidak bisa melihat apa yang kita lakukan di internet. Usahakan jangan memakai VPN gratis yang abal-abal, karena keamanan datanya juga masih diragukan. Gunakan VPN yang berbayar seperti NordVPN, FreedomVPN. Untuk yang ingin rekomendasi VPN yang gratis, kamu dapat menggunakan Proton VPN.

Nah, itu dia beberapa langkah mengamankan data pribadi agar aman di internet. Meskipun kamu sudah berusaha menghindari kebocoran dan peretasan data, alangkah lebih baik jika kamu tetap berhati-hati, ya.

Baca Juga

Alasan Investasi Crypto Asset Makin Digemari

Investasi Crypto Asset Makin Naik Daun Crypto asset makin digemari. Terlepas dari perannya dalam merevolusi …