Sabtu ,Desember 04 2021

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DI INDONESIA

Teknologi Informasi merubah sesuatu dengan cepat. Teknologi informasi yang merupakan perpaduan antara teknologi komputer dan telekomunikasi, mengganti paradigma in-dustrial menjadi paradigma post-industrial yang berarti juga merubah perilaku lingkunganbisnis atau pebisnis, yang berarti bahwa teknologi informasi memperoleh kedekatan antara pebisnis dengan pelanggannya, karena ini mempersingkat jarak dan waktu sehinggaakan mengurangi kesenjangan jarak dan waktu permintaan konsumen dan pemenuhan kebutuhannya. Dengan adanya perubahan dalam lingkungan bisnis ini, akan menyebabkanperubahan dalam bentuk pengambilan keputusan manajemen yang berarti bahwa strukturorganisasi dengan adanya teknologi informasi ini menuntut suatu struktur yang cepatterbentuk dan terbentuk kembali sebagai akibat adanya perubahan yang cepat.

Sejarah perkembangan ekonomi terbagi menjadi tiga era yaitu era pertanian(agricultural era), era industrial (industrial era), dan era informasi (information era)(Robert K. Elliot, 1992). Sebelum tahun 8000 sebelum masehi, orang hidup dari berburu,meramu, memancing, sehingga mereka makan dari apa yang diperolehnya dan berpindah–pindah (nomaden). Kemudian 10.000 tahun sesudahnya sampai tahun 1650, mulailah era yang disebut era pertanian dengan dimulainya hidup menetap dan menanami lahan pertanian. Mulai tahun 1650 dimulailah era industrial dengan diketemukannya mesin uapyang membantu tenaga manusia di pabrik yang merubah bahan mentah menjadi bahan jadi, pertumbuhan kota dimana pabrik berada, meluasnya pasar industri. Pada tahun 1955 diketemukan transistor dan instalasi komputer komersial pertama (meskipun komputerpertama menggunakan vacuum tubes yang menggabungkan komputer dengan semi konduktor) dimulailah era informasi. Pada era informasi, penggerak sistem bukan manusiaseperti era pertanian atau mesin dalam era industrial, tetapi informasi.Sistem akuntansi pada era industrial ini hanya mempertimbangkan kekayaan atauaktiva berwujud, menitik beratkan pada produk, akuntansi dicatat pada saat terjadinya,dan organisasi yang berbentuk hirarki. Sedang sistem akuntansi era ketiga adalah menitikberatkan pada perubahan sumber daya dan proses. Karena manager era informasi harus merubah bentuk organisasi yang mempermudah pelaksanaan sumber daya dan proses. Sumber daya dan kewajiban yang diukur dalam sistem era ketiga harus juga berubah,sehingga sistem akuntansi era ketiga harus memungkinkan bentuk organisasi yang berbentuk jaringan (network) yaitu suatu bentuk organisasi yang memungkinkan anggota untuk bergerak cepat, besar dan akhirnya hilang. Sumber daya yang menggerakkan per-usahaan era ketiga adalah informasi yang merupakan asset, seperti juga aset yang lainyaitu penelitian dan pengembangan, manusia, pengetahuan, data, dan kapasitas untuk inovasi. Aset ini tidak terlihat pada neraca era kedua. Sistem akuntansi era ketiga harus menyajikan informasi pada waktu yang sebenarnya(real time) dalam bisnis dengan tidak menunggu sampai terjadinya peristiwa baru kemudian mencatatnya. Dalam praktek, banyak perusahaan yang seluruhnya menggunakankomputer pabrik intergrasian yang merupakan kegiatan proses kontinyu. Nilai tambahyang luar biasa ini, adalah bisa melihat barang dalam proses yang ada dalam shoop floor(tempat produksi) per minggu atau per bulan tanap adanya penghitungan barang secaramanual dan dengan cara menghentikan seluruh kegiatan.

Baca Juga

Marak WhatsApp Disadap, Ini Cara Mengamankannya

WhatsApp merupakan aplikasi komunikasi berbasis nomor telepon yang paling banyak digunakan. Tak heran banyak oknum-oknum …