Sabtu ,Desember 04 2021

Penerapan Teori Penetrasi Sosial pada Media Sosial : Pengaruh Pengungkapan Jati Diri melalui TikTok terhadap Penilaian Sosial

Pada zaman saat ini, teknologi berkembang begitu pesatnya. Kemajuan teknologi beriringan juga dengan kemajuan internet dalam kehidupan manusia. Begitu pula dengan media dalam komunikasi yang berbasis internet, terus berkembang dalam melengkapi kehidupan manusia, menjadi bagian penting bagi manusia dalam melakukan komunikasi dan interaksi. Jika kita melihat zaman dahulu, kita dapat melihat perubahan pesat dalam hal media dan komunikasi. Dahulu sebuah komunikasi hanya bisa dilakukan secara tidak langsung dan tidak real time, hari ini komunikasi dapat dilakukan dengan mudah melalui jaringan internet.

Secara global, Indonesia menduduki peringkat ketiga sebagai negara dengan jumlah pertumbuhan pengguna internet tertinggi, setelah India dan China. Seiring dengan perkembangan teknologi internet dan media komunikasi yang berkembang dengan berbasis internet, memberikan masyarakat pilihan dalam menggunakan maupun mengakses sebuah media. Alasan ini pula yang menjadi faktor perkembangan media sosial yang semakin cepat dari hari ke hari.

Salah satu media sosial yang saat ini sedang naik daun di Indonesia sendiri, adalah aplikasi TikTok. Pada awal kemunculannya TikTok ini merupakan aplikasi yang dapat membagikan video dalam durasi pendek (15 detik) yang berisi sebuah gerakan tarian yang diiringi musik, juga digunakan oleh musisi sebagai media promosi atas karyanya dengan cara menampilkan cuplikan video maupun lirik pada TikTok. Namun seiring berkembangnya waktu, TikTok semakin terkenal dengan konten yang menghadirkan pengguna dalam menampilkan kehidupan maupun informasi pribadi yang ditampilkan dalam video durasi pendek. Belakangan video yang terkenal (viral) di aplikasi TikTok berisi tentang curahan hati dari pengguna yang diposting dengan iringan lagu dan kata. Tidak jarang juga video yang ditampilkan merupakan sindiran dan juga masalah pribadi yang dimaksud untuk menyinggung orang lainnya.

Dalam penelitian kali ini, peneliti melihat bagaimana sebuah aplikasi media sosial yakni TikTok mengalami pergeseran dalam penggunaannya, yang awal mulanya sebagai media berbagi video dan promosi bagi musisi dalam mempromosikan lagunya menjadi media sebagai tempat menyampaikan curahan hati maupun masalah pribadi pengguna. Jika melihat fenomena ini, dapat dilihat jika TikTok menjadi salah satu media yang digunakan seseorang dalam mengungkap jati diri mereka (self disclosure theory) kepada pengguna TikTok lainnya untuk mendapatkan perhatian dari pengguna TikTok lainnya. Pada kesempatan kali ini juga peneliti mencoba untuk menunjukan perbedaan dari penelitian sebelumnya yang menunjukan pengaruh aplikasi TikTok dalam pengungkapan jati diri, penelitian kali ini akan memfokuskan pada penilaian sosial yang menjadi dampak dari pengungkapan jati diri seseorang menggunakan TikTok dengan pembatasan penilaian baik-buruk.

Sumber : https://doi.org/10.47233/jteksis.v3i1.180

Baca Juga

Marak WhatsApp Disadap, Ini Cara Mengamankannya

WhatsApp merupakan aplikasi komunikasi berbasis nomor telepon yang paling banyak digunakan. Tak heran banyak oknum-oknum …