Kamis ,April 22 2021

Mengenal SSH Server dan DNS Server

Ssh server adalah sebuah protocol masuk dengan aman dan dari file dikirim dari jaringan unix system. Semua traffic ssh dirahasiakan jadi hanya satu mendengar jaringan tidak dapat menangkap passwords, yang kemajuan besar dibandingkan telnet dan ftp protocols tidak aman. Sebuah jalur, ssh dapat lebih dulu yang menggantikan keamanan untuk protocol itu, meskipun dikenyataan itu dapat digunakan untuk lebih.

Ssh server adalah proses daemon yang berjalan di unix system menunggu untuk connections. Klien ssh adalah program yang dijalankan user (dari Script) yang terhung ke server untuk memulai sesi remote login atau transfer beberapa file. Klien dan server mengontentikasik diri satu sama lain sehingga masing-masing dapat yakin bahwa identitas orang lain. Otentikasi klien dilakulan dengan username dan password sementara server otentikasi menggunakan kunci.

Banyak ssh klien dan server yang tersedia berbeda, tetapi kedua paket client/server yang paling umum pada system unix adalah tersedia openssh open-source dan ssh komersial. Selain itu ada dua versi yang berbeda dari protocol yang tidak kompatibel, versi 1 dan 2.untungnya rilis terbaru dari kedua paket mendukung kedua versi.

Direktori /etc/ ssh berisi semua file konfigurasi yang digunakan oleh kedua server SSH, dan meskipun nama file yang sama format mereka sedikit berbeda. File utama disebut sshd_config, dan terdiri dari serangkaian arahan, satu per baris. Seperti biasa dengan file konfigurasi server Unix, setiap menetapkan beberapa opsi seperti daftar pengguna ditolak atau alamat IP untuk mendengarkan. Direktori yang sama juga berisi ssh_config file, yang menetapkan opsi yang berlaku untuk program klien SSH (seperti ssh dan scp) berjalan pada sistem Anda. Kedua file secara langsung diedit oleh modul Webmin.

DNS (Domain Name Server) adalah distribusi penamaan system untuk computer, service, atau hanya connected resouse ke internet atau sebuah jaringan rahasia. Asosiasi ini berbagai informasi dengan nama domain ditugaskan untuk masing-masing entitas yang berpatisipasi. Paling mencolok menerjemakan nama domain, yang mudah diingat dengan manusia. Ke alamat ip numerik yang ditujukan kelayanan komputer dan prangkat seluruh dunia. DNS merupakan salah satu komponen penting dari fungsi layanan internet karena layanan direktori utama internet

DNS mendistribusikan semua tanggung jawab menetapkan nama domain dan pemetaan nama-nama ke alamat ip dengan menunjuk server untuk setiap domain. Server yang ditugaskan untuk bertanggung jawab dengan domain mereka didukung dan dapat mendelegasikan atas sub-domain ke server lainnya. Mekanisme ini mendistribusikan kesalahan layanan dan di rancang untuk menghindari database pusat.

DNS juga menentukan teknis dari layanan database yang di intinya. Ini mendefinisikan protocol DNS, spesifikasi rinci dari struktur data dan pertukaran komunikasi data yang digunakan dalam DNS, sebagain dari internet protokol suite. Secara hostoris, layanan direktori lain sebelumnya DNS tidak terukur ke direktori besar atau global mereka awalnya berdasarkan file tesk.

 

Penulis : Weniarti, S.IKom

Editor  : Ariani Ningrum, SE

Baca Juga

Takjub Dengan Berendo, Pengusaha Sukses Asal Bengkulu Sebut Kota Bengkulu Makin Maju

Bengkulu, InfoPublik – Kunjungan Maya Miranda Ambarsari ke Kota Bengkulu mendapat wejangan istimewa dari Wakil …