Senin ,September 27 2021

Manfaatan Teknologi Informasi dalam Pengembangan Bisnis Pos

 

Perkembangan bisnis saat ini tidak terlepas dari peran penting teknologi informasi. Dengan berkembangnya teknologi informasi, kekuatan informasi dan teknologi informasi dijadikan sebagai alat / tools dalam memenangkan persaingan/ kompetisi bisnis. Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) mencakup dua aspek, yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi, meliputi segala hal berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Teknologi komunikasi merupakan segala hal yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Karena itu, teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah suatu padanan yang tidak terpisahkan yang mengandung pengertian luas tentang segala kegiatan yang terkait dengan pemprosesan, manipulasi, pengelolaan, dan transfer/ pemindahan informasi antar media. Teknologi informasi memiliki kekuatan untuk mengembangkan industri dan mentransformasikan bagaimana Pemanfaatan Teknologi … Buletin Pos dan Telekomunikasi Volume 10 No.1 36 bisnis dijalankan. Perusahaan terkemuka telah menggunakan kekuatan tersebut dalam melakukan pemikiran ulang strategi bisnis, proses, dan praktek manajemen. Disamping itu, kekuatan tersebut digunakan pula untuk melakukan penataan perusahaan dan budaya kerja, dengan menata ulang infrastruktur dan portofolio produk, serta yang paling penting adalah mendapatkan hasil usaha yang luas dan berkesinambungan. Pemerintah selalu mendukung dan mendorong setiap orang dan perusahaan untuk memanfaatkan teknologi informasi dengan ditetapkannya produk hukum merupa UndangUndang RI. No.11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik dengan mempertimbangkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi berperan penting dalam perdagangan dan pertumbuhan perekonomian nasional untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Kemudian menurut Undang-Undang tersebut, teknologi informasi adalah suatu teknik untuk mengumpulkan, menyiapkan, menyimpan, memproses, mengumumkan, menganalisis, dan/atau menyebarkan informasi. Selanjutnya pemanfaatan teknologi informasi dalam pengembangan bisnis merupakan suatu kegiatan dalam bentuk transaksi elektronik, yang didukung dengan dokumen elektronik, menurut Undang-Undang tersebut yaitu setiap informasi elektronik yang dibuat, diteruskan, dikirimkan, diterima, atau disimpan dalam bentuk analog, digital, elektromagnetik, optikal, atau sejenisnya, yang dapat dilihat, ditampilkan, dan/atau didengar melalui komputer atau sistem elektronik, tetapi tidak terbatas pada tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, kode akses, simbol atau perforasi yang memiliki makna atau arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya.

Menurut Oxford English Dictionary dalam Aji Supriyanto mendefinisikan Teknologi Informasi adalah hardware dan software, dan bisa termasuk didalamnya jaringan dan telekomunikasi yang biasanya dalam konteks bisnis. Sering nama teknologi informasi merupakan bagian dari kegiatan usaha yang memanfaatkan perangkat elektronik komputer. Jadi pada intinya istilah teknologi informasi merupakan teknologi yang memanfaatkan komputer sebagai perangkat utama untuk mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat (Aji Supriyanto, 2005 : 6). Istilah teknologi informasi memang lebih merujuk pada teknologi yang digunakan dalam menyampaikan maupun mengolah informasi, namun pada dasarnya masih merupakan bagian dari sebuah sistem informasi itu sendiri. Teknologi informasi lebih mudah dipahami secara umum sebagai pengolahan informasi yang berbasis pada teknologi komputer yang saat ini teknologinya terus berkembang sehubungan perkembangan teknologi lain yang dapat dikoneksikan dengan komputer itu sendiri. Fungsi teknologi informasi di dalam suatu perusahaan secara dominan adalah sebagai cost center. Hal tersebut merupakan suatu yang wajar bila kita perhatikan dari perkembangan teknologi informasi suatu perusahaan adalah untuk menggantikan proses manual menjadi otomatisasi dengan tujuan efisiensi dan efektivitas.

Sedangkan kegunaan teknologi informasi di perusahaan adalah untuk menekan biaya produksi sehingga berdampak pada penurunan biaya total yang harus dikeluarkan yang secara langsung akan meningkatkan laba bagi perusahaan. Penggunaan teknologi baik langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi terhadap strategi penentuan harga suatu produk atau jasa (Hastha Dewa Putranta, 2004 : 11). Demikian halnya yang terjadi di bisnis pos. Peran teknologi informasi sangat dominan dalam menjalankan bisnis dan menjaga kelangsungan bisnis pos. Untuk itu teknologi informasi mempunyai peran dalam strategi bisnis perusahaan. PT. Pos Indonesia menargetkan pada seluruh kantor pelayanan pos, termasuk kantor pos cabang yang tersebar di berbagai daerah, bisa terhubung secara online. PT. Pos Indonesia memiliki kantor pelayanan pos sebanyak 3.500 kantor, sekitar 3.200 kantor pos sudah terhubung secara online. Layanan dan produk pos di PT. Pos Indonesia yang telah memanfaatkan teknologi informasi antara lain :
1. Surat Elektronik (Ratron) adalah salah satu layanan berupa layanan pengiriman berita dengan spesifikasi hybrid karena dapat diakses pengguna jasa baik melalui Internet berbasis Web (sedang dalam proses pembangunan) dan SMS melalui nomor 8161 (saat ini hanya untuk Telkomsel, Flexi dan Indosat) yang kemudian dapat di terima oleh tujuan dalam bentuk Surat maupun Kartu.
2. SMS Pesta adalah layanan SMS dengan saling berbagi pengetahuan dan pengalaman, memberi inspirasi, menyebar semangat, dan menggagas kreativitas setiap jumat pagi.
3. Lacak via SMS adalah melacak kiriman pos baik dalam negeri maupun luar negeri melalui SMS 8161.
4. DuitPos Multiguna adalah produk pos berwujud kartu yang dapat dimanfaatkan untuk menyimpan uang, mengirim uang, dan mengisi ulang pulsa elektronik melalui SMS.
5. PlasaPOS.com merupakan portal internet resmi belanja lewat pos dan berbagai informasi mengenai layanan dan produk pos yang dikelola oleh PT. Pos Indonesia.

Salah satu perusahaan jasa titipan (perjastip) yaitu PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir atau JNE telah melakukan kegiatan operasional secara real online connection dengan memanfaatkan teknologi informasi melalui lebih dari 60 lokasi strategis menghubungkan setiap ibukota propinsi. Pada saat ini pelanggan JNE sudah dapat melihat status pengiriman setiap waktu melalui website : www.jne.co.id, demikian pula halnya dengan informasi tentang tariff pengiriman dari dan ke seluruh wilayah serta berbagai layanan JNE. Layanan unggulan dari JNE adalah produk YES (Yakin Esok Sampai) telah juga memanfaatkan teknologi informasi dengan mencantumkan nomor handphone atau e-mail pelanggan, akan mendapatkan status pengiriman secara otomatis di handphone atau e-mail pengguna ( http://www.jne.co.id). Oleh karena itu perlu dilakukan kajian yang diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas tentang pemanfataan teknologi informasi dalam pengembangan bisnis pos.

Baca Juga

Jum’at Bersih Keluarga Besar Dinas KOMINFOSAN Kota Bengkulu

Keluarga Besar Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Bengkulu melakukan kebersihan di kawasan wisata pantai …